Webinar Diseminasi Riset Gizi Dalam Rangka Hari Gizi Nasional ke-65: Strategi Pola Makan dan Aktivitas Fisik untuk Mencegah Penyakit Tidak Menular
Dalam rangka menyambut Hari Gizi Nasional (HGN) 2025, Dinas Kesehatan DIY menyelenggarakan Webinar Diseminasi Riset Gizi secara daring melalui Zoom Meeting dan Live Streaming YouTube pada Selasa, 24 Februari 2025 yang membahas pentingnya pola makan sehat dan aktivitas fisik dalam mencegah penyakit tidak menular (PTM) atau disebut juga penyakit degeneratif. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 367 peserta melalui zoom, dan sekitar 300 peserta mengikuti melalui youtube, yang terdiri dari tenaga kesehatan, ASN lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta, praktisi, hingga masyarakat umum. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ibu Endang Pamungkasiwi, SKM,M.Kes yang menyoroti tingginya angka PTM di Yogyakarta, seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung. Oleh karena itu, webinar ini diharapkan dapat menjadi wadah edukasi bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat.
Sesi pertama diisi oleh Mochammad Rizal, S.Gz., MS., RD., yang membahas peran pola makan dan aktivitas fisik dalam pencegahan PTM. Beliau menjelaskan bahwa pola makan yang tidak sehat, kurangnya olahraga, serta faktor genetik dan lingkungan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko PTM. Diet sehat, seperti plant-based diet, Mediterranean diet, dan DASH diet terbukti efektif dalam menurunkan risiko penyakit. Selain itu, aktivitas fisik yang teratur, minimal 150 menit per minggu sesuai rekomendasi WHO, juga berperan besar dalam menjaga kebugaran dan mencegah obesitas.
Sesi kedua disampaikan oleh Esti Nurwanti, S.Gz., RD., MPH., Ph.D., dengan tema “Memulai Kebiasaan Hidup Sehat dan Aktif Sejak dari Keluarga.” Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa kebiasaan sehat harus ditanamkan sejak dini, dengan orang tua sebagai role model utama bagi anak-anak. Pola makan seimbang, membatasi screen time, serta menciptakan lingkungan rumah yang mendukung gaya hidup aktif menjadi kunci dalam membangun generasi yang lebih sehat.
Sesi terakhir menghadirkan Dr. Muri Kuswari, S.Pd., M.Si., yang membahas pemenuhan gizi bagi atlet dan penggiat olahraga. Materi ini menyoroti pentingnya asupan nutrisi yang sesuai dengan intensitas latihan, pemilihan sumber protein yang tepat, serta manajemen energi selama berolahraga. Beliau juga menekankan bahwa kebutuhan gizi atlet harus disesuaikan dengan tingkat aktivitas fisik dan tujuan latihan, baik untuk peningkatan performa maupun pemulihan pasca-latihan.
Webinar ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta mengajukan berbagai pertanyaan seputar pola makan sehat, rekomendasi diet, hingga strategi olahraga yang efektif untuk mencegah PTM. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan yang baik dan aktivitas fisik yang cukup, guna mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
Penulis: Ratna Vidiastuti (Mahasiswa Universitas Gadjah Mada)