Detail Info Kegiatan


  • 30 September 2021
  • 82
  • Info Kegiatan

Posbindu Di Era New Normal

Penyakit Tidak Menular (PTM) utama (kardiovaskuler, kanker, diabetes melitus, penyakit paru obstruktif kronik) terutama di negara berkembang telah mengalami peningkatan dengan cepat sehingga berdampak pada peningkatan angka kesakitan dan kematian. Global status report on NCD WorldHealth Organization (WHO) tahun 2010 melaporkan bahwa 60% penyebab kematian semua umur di dunia adalah karena PTM. Pada tahun 2021, hal ini diperburuk dengan adanya pandemi Covid 19.  Covid 19 telah merubah dinamika kehidupan manusia, bahkan hampir semua aktivitas produktif  terhenti. Hasil survei kemenkes  RI tahun 2020 sekitar 83,9 persen pelayanan Kesehatan di Indonesia berdampak termasuk di lini puskesmas. Program pencegahan dan pengendalian khususnya yang bersumber daya  masyarakat seperti POSBINDU juga terhenti untuk dilaksanakan.

Pospembinaan terpadu (POSBINDU) PTM merupakan kegiatan monitoring dan deteksi dini factor resiko penyakit tidak menular  yang dilakukan secara terintegrasi. Sasaran posbindu mencakup semua masyarakat usia 15 tahun keatas, baik itu dengan kondisi sehat, masyarakat bersiko maupuan masyarakat dengan kasus PTM. Faktor resiko PTM ini diakibatkan pada kesadaan masyarakat yang masih rendah tentang penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Di era pandemic covid 19 khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta kegiatan Posbindu terhenti untuk sementara pada wilayah-wilayah dengan zona merah dan kasus covid 19 yang sangat meningkat.  Pandemi covid 19 meningkatkan factor resiko PTM pada masyarakat seperti kurangnya aktivitas fisik karena adanya himbaun “untuk dirumah saja” serta adanya peningkatan gangguan mental emosional yang berdampak pada stress dan depresi. Ini memiliki dampak yang buruk ketika factor resiko itu tidak dapat dilakukan monitoring dan pengukuran secara teratur dan berkala.

Posbindu di era newnormal dilaksanakan dengan mematuhi protocol kesehatan yang ketat dan hanya dilaksanakan pada wilayah dengan zona hijau dan zona kuning. Posbindu untuk wilayah dengan zona orange  dan zona merah dihimbau untuk melakukan pemantauan factor resiko Penyakit Tidak Menular secara mandiri dan dapat dilaporkan melalui tenaga Kesehatan yang bertanggungjawab. Ada beberapa persayaratan yang dilakukan Pada Posbindu new normal antara lain pengunjung posbindu tidak boleh lebih dari 25 persen dari kapasitas gedung atau tempat pelaksnaaan posbindu, pelaksana yang ada di posbindu atau kader psobindu menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), jumlah tempat duduk yang disediakan jaraknya harus diatur minimal 1,5 meter dan masyarakat yang berkunjung mempunyai jadwal kunjungan sehingga tidak terjadi kerumunan., serta alat untuk mengukur suhu juga di sediakan pada Posbindu.

 

Posbindu di era new normal diharapkan dapat tetap memantau pengukuran factor resiko PTM untuk masyarakat sehat, masyarakat bersiko dan masyarakat penyandang  PTM dengan penerapan protocol Kesehatan yang ketat.

(Ummul Khoir, SKM, MPH)

 

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 20
  • Bulan Ini

  • 617.886
  • Total Kunjungan

  • 4.177.985