Detail Artikel


  • 03 Agustus 2016
  • 1.585
  • Artikel

Yukk Kurangi Kerja Sampai Larut..!!

Begadang jangan begadang..kalau tiada artinya..begadang boleh saja, kalau ada artinya..

Hayoo, coba tebak, kutipan lagu apa itu? Judulnya apa hayo?? Yupp, Sang Satria Bergitar, Bang Haji Rhoma Irama, dengan Judulnya Begadang. Selain irama dangdutnya yang mengajak kita bergoyang, makna yang tersirat juga mengajak kita untuk memanfaatkan waktu seefektif mungkin. Artinya, waktunya istirahat ya dipergunakan untuk istirahat, apalagi udara malam bukanlah kondisi yang baik untuk manusia beraktivitas. Akan tetapi, lagu ini juga menyiratkan, bahwa apabila begadang itu untuk kerja dan aktivitas yang bermanfaat, itu diperbolehkan. Hmmm..secara perhitungan untung-rugi, sepertinya pernyataan dari lagu ini benar, mengorbankan jam istirahat untuk mendapat sesuatu yang bermanfaat, apalagi bagi pekerjaan-pekerjaan yang bisa dibilang ngetop, karena kerja lembur akan mendapat suatu nominal rupiah yang lebih banyak. Namun dilihat dari ilmu kesehatan, tetap saja begadang berdampak yang kurang baik.

Kerja lembur, dari pagi sampai malam, pada dasarnya berdampak kurang baik bagi kesehatan. Banyak dampak negatif yang ditimbulkan oleh pola kerja semacam ini. Apa saja itu? Berikut deskripsinya…

1. Fungsi Otak Terganggu

Bahaya sering lembur sering dan terus menerus dapat menurunkan kemampuan intelektual pekerja tersebut (demensia).

2. Mengakibatkan Stress

Beban kerja yang menumpuk dan harus diselesaikan tepat waktu, namun tak kunjung selesai. Belum lagi terpikir urusan rumah, bertemu rekan kerja yang kurang cocok, membuat tingkat stress pada diri pekerja meningkat.

3. Terjadi Gangguan Pada Mata (Penglihatan)

Kerja lembur yang mengharuskan pekerja duduk di depan komputer dalam jangka waktu lama. Hal ini akan mengakibatkan gangguan penglihatan atau penyakit mata seperti mata rabun, mata kering dan mata yang lelah.

4. Kualitas Tidur yang Buruk dan Tak Teratur

Kerja lembur otomatis akan mengurangi jam tidur pekerja. Akibat tidur yang tak berkualitas, memicu berbagai penyakit hinggap di tubuh, antara lain : memori menurun, berat badan meningkat, hingga kanker. Tidur sangat penting untuk membuat tubuh rileks kembali dan mengumpulkan energi baru agar bisa beraktivitas dengan baik esok harinya. Namun karena kerja lembur, kedua hal itu tidak bisa dicapai. Dampaknya esok hari badan terasa lemas, dan produktivitas kerja menurun.

5. Gangguan Jantung

Orang yang bekerja lebih dari waktu normal, beresiko terkena gangguan kardiovaskuler. Gangguan ini meliputi penyakit jantung, tekanan darah yang tinggi.

6. Pemicu Depresi

Dalam sebuah penelitian dikatakan bahwa orang yang bekerja lebih dari waktu yang normal akan lebih rentan terhadap tekanan (depresi).

7. Tidak Teraturnya Pola Makan

Makan malam yang biasanya dilakukan sekitar pukul 7 malam, berganti menjadi tengah malam, setelah itu langsung tidur. Bahaya makan malam sebelum tidur membuat metabolisme tubuh tidak teratur. Hal ini berakibat pada penyerapan nutrisi yang kurang maksimal, sehingga daya tahan tubuh pun berkurang.

8. Sering Masuk Angin

Inilah yang paling sering dialami pekerja lembur. Gejala masuk angin seperti mual, demam, badan menggigil. Angin malam yang menerpa wajah bagi pengendara kendaraan bermotor dapat menyebabkan kelumpuhan pada wajah.

9. Dapat Mengakibatkan Kematian

Dampak paling buruk bagi pekerja lembur adalah kematian mendadak. Sudah ada beberapa kasus kematian mendadak akibat terlalu sering lembur. Waktu kerja yang panjang menyebabkan kelelahan luar biasa dan makan tak tepat berefek pada kurangnya asupan nutrisi tubuh. Muncullah berbagai penyakit bahkan kematian tiba-tiba.

 

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 982
  • Bulan Ini

  • 617.886
  • Total Kunjungan

  • 6.181.113