Detail Artikel


  • 05 Oktober 2018
  • 2.394
  • Artikel

Tetap Fit Walau Udara Panas

Panasss…Panass..dan Puanasss…Rasanya kata-kata seperti ini yang mungkin 2 pekan ini masyarakat Jogja katakan. Yaa, memang kira-kira 2 pekan ini, udara Jogja terasa sangat panas. Bahkan AC tidak begitu berdaya lagi untuk meredam panasnya ruangan karena panasnya udara Jogja akhir-akhir ini. Entah ada fenomena apa, tetapi sudah seperti siklus, bahwa bulan-bulan Oktober, November, dan Desember, udara Jogja memang lah panas. Mungkin saja karena factor penghujung kemarau, sehingga udara terasa panas sepanas-panasnya.

Tahukah anda, peningkatan suhu udara semacam ini, yang panas seperti ini, sangatlah mempengaruhi metabolism tubuh, serta bukan tak mungkin menyebabkan penyakit-penyakit seperti Diare, Infeksi saluran pernafasan,  serta dehidrasi. Nahhh, mungkin para pembaca website Dinas Kesehatan DIY ini perlu melakukan beberapa tips berikut ini, agar tidak mudah terserang penyakit. Apa saja itu?

 

1. Cukup tidur

Selama musim kemarau dan musim-musim lainnya, Anda dianjurkan untuk mencukupi waktu tidur dalam sehari. Rata-rata kebutuhan tidur orang dewasa adalah sekitar 8 per hari.

Dengan tidur yang cukup, daya tahan tubuh Anda juga akan tetap optimal, sehingga berbagai penyakit di musim kemarau tak mudah menyerang. Tak hanya itu, tidur yang cukup juga membuat kinerja tubuh tetap terjaga dengan baik, lantaran tubuh memiliki waktu istirahat sambil memperbaiki sel-sel yang rusak.

 

2. Banyak minum air putih

Seperti telah disinggung sebelumnya, cuaca yang panas membuat tubuh lebih mudah untuk berkeringat. Sehingga, risiko Anda untuk mengalami dehidrasi juga turut meningkat.

Nah, cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya dehidrasi saat musim kemarau adalah dengan minum air putih sebanyak delapan gelas sehari. Batasi atau hindari minuman berkafein dan bersoda, karena keduanya tak membantu memenuhi cairan tubuh layaknya air putih.

 

3. Perhatikan kebersihan diri dan bahan makanan

Paparan debu yang tinggi membuat tangan atau bahan makanan lebih mudah terkontaminasi oleh bakteri atau kuman penyebab penyakit. Karena itu, Anda dituntut untuk lebih memperhatikan kebersihan diri dan asupan yang hendak dikonsumsi.

Untuk menjaga kebersihan diri, Anda dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Di samping itu, mandilah paling tidak dua kali dalam sehari.

Sementara untuk menjaga kebersihan bahan makanan, cucilah segala sayuran atau buah yang baru dibeli dengan air bersih. Pastikan pula Anda hanya minum dari sumber air yang bersih atau yang sudah dimasak hingga matang terlebih dahulu. Hindari jajan sembarangan, apalagi bila jajanan tersebut dijual di pinggir jalan.

 

4. Tetap aktif

Berolahraga dapat menjaga daya tahan tubuh tetap prima, sehingga penyakit tak mudah menyerang. Anda tak perlu melakukan olahraga intensitas berat. Yang terpenting, olahraga tersebut sesuai dengan kondisi kesehatan, minat serta dilakukan secara rutin dan teratur.

Beberapa aktivitas fisik ringan seperti berkebun, membersihkan rumah atau sekadar berjalan mengitari lingkungan sekitar bisa Anda jadikan pilihan. Jika memungkinkan, gunakanlah masker saat berolahraga.

 

5. Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang

Makanan sehat dan bergizi seimbang berperan penting dalam menjaga kinerja serta kesehatan tubuh. Dalam hal ini, beberapa makanan yang bisa Anda konsumsi adalah sayuran, kacang-kacangan dan buah. Hindari atau batasi konsumsi makanan cepat saji dan gorengan–apalagi yang dijual di pinggir jalan.

 

Menjaga kesehatan tubuh di musim kemarau memang bukan lah hal yang mudah, tetapi, dengan 5 tips tersebut di atas, niscaya akan membantu pembaca sekalian mengurangi resiko terserang penyakit.

 

Sumber :

https://www.klikdokter.com

https://www.msn.com

           

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 20.139
  • Bulan Ini

  • 1.728.429
  • Total Kunjungan

  • 21.059.400