Detail Artikel


  • 05 Desember 2019
  • 22.646
  • Artikel

Sesuaikan Makanmu dengan Porsi Gizi yang Seimbang

Sudahkah anda mendengar program “Isi Piringku”? Isi Piringku merupakan program yang sedang digalakan oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai upaya mengkampanyekan konsumsi makanan sesuai porsi gizi seimbang. Konsep Isi Piringku berbeda dengan konsep 4 sehat 5 sempurna yang sudah lebih dikenal oleh masyarakat. Program 4 sehat 5 sempurna sudah tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini, dikarenakan pedoman makan yang diberikan justru bisa menjadi tidak sehat jika porsi dan gizinya tidak seimbang. Sebagai contoh, seseorang makan dengan nasi,lauk,sayur,buah dan susu, tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan jika porsinya lebih banyak nasi dibandingkan lauk dan sayurnya. Konsep Isi Piringku bertujuan untuk mendorong masyarakat mengkonsumsi makanan gizi seimbang yang disederhanakan dan digambar secara visual agar mudah dipahami oleh semua lapisan masyarakat.

Porsi dan jenis makanan yang ada dalam Isi Piringku disesuaikan dengan usia dan beban aktivitasnya. Untuk bayi dan anak balita yang sedang dalam masa pertumbuhan sumber protein harus lebih banyak, sedangkan pada usia dewasa porsi karbohidrat harus dikurangi. Aturan pembagian makanan dalam Isi Piringku adalah ½ porsi piring makan terdiri dari sayur dan buah-buahan yang beragam jenis dan warna, ¼ piring makan diisi dengan protein (ikan,ayam,daging, kacang-kacangan dan lainnya), ¼ piring makan diisi dengan karbohidrat/makanan pokok (biji-bijian utuh, nasi, gandum, jagung dan lainnya). Lengkapi porsi Isi Piringku dengan konsumsi air putih yang cukup dan batasi susu serta produk turunannya. Susu adalah salah satu sumber protein hewani yang penyerapannya baik, akan tetapi susu bukanlah penyempurna. Hal yang perlu diperhatikan adalah pentingnya keseimbangan antara asupan yang masuk ke dalam tubuh dengan yang keluar harus seimbang, karena jika berlebihan akan menimbulkan obesitas. Selain konsumi makanan dengan porsi gizi yang seimbang, hal yang perlu diperhatikan adalah pembatasan konsumi gula garam dan lemak. Batas maksimal konsumsi gula seseorang adalah empat sendok makan per hari, garam satu sendok teh dan lemak atau penggunaan minyak goreng maksimal lima sendok makan.

Panduan Isi Piringku dapat diterapkan hampir pada semua kalangan, akan tetapi tidak untuk anak-anak dibawah usia 2 tahun, ibu hamil, atlit olahraga dan pada orang dengan kondisi medis khusus dikarenakan kebutuhan asupan nutrisi yang berbeda. Sumber makanan yang dikonsumsi dapat disesuaikan dengan ketersediaan bahan pangan yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Sumber makanan yang dapat dikonsumsi tidak harus dengan bahan makanan yang mahal dan sulit dijangkau, akan tetapi sesuaikan dengan bahan pangan yang tersedia melimpah di lingkungan anda. Jadi, sudahkan isi piringmu sesuai dengan porsi gizi seimbang?

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 7.505
  • Bulan Ini

  • 1.728.429
  • Total Kunjungan

  • 21.846.344