Detail Artikel


  • 21 Agustus 2023
  • 426
  • Artikel

PEKAN ASI SE DUNIA

Hari ASI Sedunia pertama kali diinisiasi oleh organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) dan UNICEF (United Nations Children’s Fund), yang bertujuan mendukung para ibu menyusui di seluruh dunia. Melihat banyaknya manfaat pemberian ASI bagi ibu dan bayi, WHO dan UNICEF kemudian membuat deklarasi yang dikenal dengan Deklarasi Innocenti (Innocenti Declaration) di Florence, Italia pada tahun 1990.

Pekan ASI Sedunia sekaligus memperingati Deklarasi Innocenti yang dibuat dan diadopsi peserta pertemuan pembuat kebijakan WHO/UNICEF tentang "Menyusui pada 1990-an: Inisiatif Global" tanggal 30 Juli-1 Agustus 1990 di Spedale degli Innocenti, Italia

Melansir laman Word Alliance for Breastfeeding Action (WABA), bahwa World Breastfeeding Week (WBW) diperingati pada 1-7 Agustus. Kampanye global itu meningkatkan kesadaran dan menggalang aksi pada tema-tema yang berkaitan dengan menyusui. Untuk diketahui, WABA adalah organisasi yang didedikasikan untuk perlindungan, promosi, dan dukungan menyusui di seluruh dunia.

Pada 1992, untuk pertama kalinya, seminggu penuh didedikasikan untuk mempromosikan kampanye tersebut. Ada 70 negara yang memulai kampanye itu pada awalnya.
World Breastfeeding Week (WBW) mulai diperingati pada tahun 1992 dengan tema tahunan berbeda, seperti sistem perawatan kesehatan, perempuan dan pekerjaan, Kode Internasional Pemasaran Pengganti ASI, dukungan masyarakat, dan lain sebagainya.

Sejak 2016, WABA telah menyelenggarakan kampanye tentang Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia bersama dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Maka
Pekan ASI Sedunia diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dua tahun berselang, resolusi Majelis Kesehatan Dunia (WHO) juga mendukung WBW sebagai strategi promosi menyusui yang penting pada tahun 2018.

ASI adalah makanan utama untuk bayi hingga usia 6 bulan. Dengan menyusui dapat mencegah anak kekurangan gizi (malnutrisi), termasuk wasting -- kondisi ketika seorang anak memiliki berat badan rendah sehubungan dengan tinggi badannya.

Nutrisi yang baik berkaitan erat dengan pemberian ASI eksklusif dan praktik pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang baik. Pemberian ASI yang kurang optimal dapat dikaitkan dengan berat badan anak yang kurang.

Mengutip situs World Alliance for Breastfeeding Action (WABA), Pekan ASI Sedunia 2023 mengusung tema ENABLING BREASTFEEDING: Making A Difference for Working Parents. Artinya Mengaktifkan Menyusui: Membuat Perbedaan Bagi Orang Tua yang Bekerja.
Tema tersebut didukung hashtag #WBW2023. Menurut WABA, kampanye Pekan ASI Sedunia tahun 2023 ini akan fokus pada menyusui dan pekerjaan.

Target audiens-nya pemerintah, pembuat kebijakan, tempat kerja, masyarakat, dan orang tua. Semuanya akan dilibatkan untuk memainkan peran penting dalam memberdayakan keluarga dan mempertahankan lingkungan yang ramah menyusui dalam kehidupan kerja pasca pandemi. Tema ini selaras dengan area tematik 4 kampanye WBW-SDG 2030.

Tujuan Hari ASI Sedunia dan Pekan ASI Sedunia secara umum, Pekan ASI Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan kesejahteraan menyusui, dan pentingnya mendukung ibu untuk menyusui selama yang mereka inginkan.

Kampanye ini juga bertujuan untuk menyoroti manfaat besar dari ASI bagi kesehatan dan kesejahteraan bayi, serta dorongan yang lebih luas untuk kesehatan ibu, dengan fokus pada nutrisi yang baik, pengurangan kemiskinan dan ketahanan pangan.

Manfaat Asi Bagi Bayi

ASI adalah nutrisi optimal. ASI mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

ASI juga meningkatkan kekebalan tubuh. ASI mengandung antibodi yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi, melindungi mereka dari infeksi dan penyakit.

Menyusui dapat memperkuat ikatan antara ibu dan bayi, menciptakan hubungan emosional yang mendalam. Menyusui juga dapat membantu mengurangi risiko bayi mengalami obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kronis lainnya di kemudian hari.

Manfaat Menyusui Bagi Ibu

Manfaat bagi ibu, menyusui membantu uterus kembali ke ukuran normal lebih cepat setelah melahirkan, dan dapat membantu mengurangi risiko beberapa penyakit. Termasuk kanker payudara dan ovarium.


Referensi :

  1. https://dinkesbna.banjarnegarakab.go.id/2022/08/01/hari-asi-sedunia/
  2. https://mediaindonesia.com/humaniora/601222/hari-asi-sedunia-tema-sejarah-dan-tujuan
  3. https://www.detik.com/jatim/berita/d-6851338/hari-dan-pekan-asi-sedunia-1-7-agustus-2023

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 22.404
  • Bulan Ini

  • 1.728.429
  • Total Kunjungan

  • 21.026.165