Detail Artikel


  • 30 Maret 2019
  • 6.864
  • Artikel

Risiko Kematian Pada bayi KMK: Sebuah Ringkasan Disertasi

Kejadian kematian masa neonatal merupakan 40% dari kematian di bawah 5 tahun dan sulit diturunkan dibandingkan anak di bawah 5 tahun (balita) maupun di bawah 1 tahun (bayi). Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan kematian neonatal tertinggi di dunia (Unicef, 2014). Kematian neonatal di Indonesia merupakan 59% dari seluruh kejadian kematian bayi di bawah 1 tahun. Tidak jauh berbeda, berdasar data dari Dinas Kesehatan DIY, menunjukkan bahwa jumlah kematian neonatal tahun 2017 adalah sebesar 68% dari seluruh kematian balita. Dan bahkan dari seluruh kasus kematian pada masa neonatal tersebut, 76% di antaranya terjadi pada usia satu minggu pertama kelahiran.

Pengertian masa neonatal adalah masa sejak lahir sampai dengan 4 minggu (28 hari) sesudah kelahiran. Neonatus adalah bayi berumur 0 (baru lahir) sampai dengan usia 28 hari. Masa neonatal sendiri dapat dibedakan lagi menjadi neonatal dini (0-7 hari) dan neonatal lanjut (8-28 hari).

Terdapat suatu kondisi di mana bayi baru lahir baik prematur, cukup bulan ataupun post matur, namun berat badannya lebih kecil dibandingkan dengan usia kehamilannya, maka kondisi tersebut dikatakan Kecil Masa Kehamilan (KMK) atau Small for Gestasional Age (SGA). Diperkirakan 27% bayi lahir hidup adalah KMK, dengan 24,7% cukup bulan dan 2,3% kurang bulan. Indonesia termasuk dalam 11 negara dengan kelahiran kurang bulan lebih dari 15% dan termasuk dalam 10 negara dengan jumlah bayi KMK tertinggi di dunia (WHO, 2012).

Ukuran saat lahir mencerminkan pertumbuhan dan kesehatan janin serta berguna untuk memberikan informasi penting terkait bayi baru lahir, antara lain memprediksi pertumbuhan, mengestimasi risiko bayi KMK, mengidentifikasi bayi baru lahir berisiko yang membutuhkan penilaian dan pemantauan selama periode neonatal. Masa neonatal, terutama saat lahir dan neonatal dini, adalah masa yang rentan dan mudah terjadi komplikasi. Seperti disampaikan sebelumnya, dua pertiga kematian neonatus terjadi di minggu pertama kehidupan.

Secara umum, bayi kurang bulan mempunyai risiko tinggi kematian neonatal dan pasca neonatal. Di sisi lain, bayi KMK mempunyai risiko kematian yang lebih tinggi pada masa neonatal dan pasca neonatal dibandingkan bayi Sesuai Masa Kehamilan ( SMK) dan cukup bulan. Risiko kematian neonatal tertinggi jika didapatkan keduanya, bayi kurang bulan dan KMK.

Masalah bayi KMK dan distress respirasi pada masa neonatal merupakan masalah yang bisa menyebabkan kematian dan kecacatan pada bayi yang selamat. Jika selama ini ada anggapan bahwa bayi KMK akan lebih baik daripada bayi SMK karena kondisi paru bayi KMK sudah lebih matang, maka ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Sebagai gambaran, pada 2 bayi dengan berat lahir yang sama 2000 gram, di mana satu bayi SMK (misal pada kasus prematur)  dan bayi lain adalah KMK (usia kehamilan sudah cukup, tetapi berat bayi kurang), maka bayi KMK tidak lebih baik dibanding bayi SMK. Kondisi KMK meningkatkan risiko secara signifikan pada beberapa penanda dari sindrom distres respirasi (SDR) dan hampir pada semua penanda gangguan pernafasan dan kematian. Di sisi lain, bayi KMK mempunyai masalah karena mempunyai tantangan konsekuensi jangka pendek untuk meningkatkan keberhasilan hidup dan pertumbuhan linier, kemudian dampak jangka panjang pada kognitif, kecacatan, perkembangan psikososial, stunted, risiko penyakit tidak menular dan metabolik.

Untuk itu, masalah bayi lahir sangat kecil dan lahir terlalu awal ini merupakan prioritas yang mendesak untuk diintervensi sehingga dapat meningkatkan keselamatan dan menurunkan kecacatan, stunting dan penyakit tidak menular. Intervensi tersebut tentunya dimulai dengan melakukan pemantauan berat dan panjang janin serta lingkar kepala sejak dalam kandungan. (pf26) 

Sumber utama: Ringkasan disertasi DR. dr. Ekawaty Lutfia Haksari, MPH, Sp.A(K), dilengkapi sumber lain.

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 13.763
  • Bulan Ini

  • 1.728.429
  • Total Kunjungan

  • 20.831.454