Detail Artikel


  • 16 Maret 2023
  • 7.033
  • Artikel

Kesehatan Mental dan Gizi: Bagaimana Keduanya Berhubungan dalam Mempengaruhi Kualitas Hidup?

Kesehatan mental dan gizi memiliki keterkaitan yang erat dalam mempengaruhi kualitas hidup individu. Kesehatan mental adalah kondisi yang tidak kalah penting dibandingkan kesehatan fisik, keduanya sama-sama penting bagi kesejahteraan individu. Namun, persoalan kesehatan mental masih banyak yang belum terselesaikan di masyarakat. Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa 20% penduduk Indonesia berpotensi mengalami gangguan jiwa. Beberapa jenis masalah kesehatan mental yang umum dialami oleh masyarakat Indonesia meliputi yaitu stres, gangguan kecemasan, depresi, obsessive compulsive disorder (OCD), kecanduan, narsistik, dan lain sebagainya. 

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 pasal 1 menyatakan bahwa kesehatan tidak hanya meliputi kondisi fisik, namun juga kondisi mental, spiritual, dan sosial. Seseorang yang memiliki mental yang sehat, dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal sehingga bisa menghadapi tantangan hidup, serta dapat menjalin hubungan positif dengan orang lain. Sementara itu, orang yang kesehatan mentalnya terganggu, maka akan mengalami suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang buruk. 

Masalah kesehatan mental seperti stres dan depresi sering kali ditandgai dengan konseling maupun secara medis melalui pengobatan menggunakan obat antidepresan. Namun, ternyata terdapat faktor lain yang juga turut mempengaruhi stres, yaitu asupan gizi. Hal tersebut menunjukkan bahwa intervensi untuk menangani masalah kesehatan mental dalam melalui gizi. Gizi berperan penting terhadap timbulnya depresi, durasinya, serta tingkat keparahannya. Asupan gizi yang tidak seimbang berkaitan dengan risiko seseorang mengalami depresi. Sebaliknya, nutrisi yang baik juga secara signifikan mempengaruhi kesehatan mental. Pola makan yang sehat dan seimbang dapat membantu berpikir jernih serta meningkatkan konsentrasi.

Berdasarkan tinjauan bukti ilmiah yang dilakukan pada tahun 2022 diketahui bahwa terdapat pola makan berpotensi mempengaruhi kesehatan mental, yaitu diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay). Diet MIND menggabungkan prinsip-prinsip diet Mediterania dan diet DASH, yang didasarkan pada asupan tinggi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, produk sereal gandum, minyak zaitun, ikan, dan makanan laut, dan konsumsi moderat anggur merah kering dengan makanan.

Menerapkan pola makan yang baik dapat membantu merasa lebih baik. Tidak perlu melakukan perubahan secara keseluruhan pada pola makan harian, namun cukup terapkan beberapa tips berikut ini: 

  1. Makan secara teratur. Ini dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil dan mencegah merasa lelah dan mudah marah. 

  2. Tetap terhidrasi. Dehidrasi bahkan yang ringan sekalipun dapat mempengaruhi suasana hati, tingkat energi, dan kemampuan konsentrasi. Pastikan minum cukup air setiap hari. 

  3. Konsumsi lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak lobak, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan berminyak, alpukat, susu, dan telur. Otak membutuhkan lemak sehat untuk bekerja dengan baik. Hindari lemak trans yang biasanya ditemukan dalam makanan olahan atau kemasan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung dan suasana hati. 

  4. Sertakan lebih banyak biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran dalam pola makan. Ini akan membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh otak dan tubuh untuk tetap sehat. 

  5. Konsumsi protein pada setiap kali makan. Protein mengandung asam amino yang dibutuhkan oleh otak untuk membantu mengatur suasana hati. 

  6. Jaga kesehatan usus. Kesehatan usus yang baik dapat membantu meningkatkan suasana hati dan kesejahteraan secara keseluruhan. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan probiotik. 

  7. Waspadai kafein dan dampaknya pada suasana hati. Kafein dapat menyebabkan masalah tidur, terutama jika diminum menjelang tidur, yang dapat membuat beberapa orang mudah tersinggung dan cemas. Kafein ditemukan dalam kopi, teh, cola, minuman berenergi, dan cokelat.

Namun, perlu diingat bahwa kesehatan mental dan gizi merupakan hal yang kompleks dan tidak dapat dipandang sebelah mata. Masing-masing individu memiliki kondisi kesehatan mental dan gizi yang berbeda-beda sehingga perlu penanganan yang sesuai dengan kebutuhan individu. Oleh karena itu, diperlukan upaya terpadu dari berbagai pihak, baik dari masyarakat maupun pemerintah, untuk meningkatkan kualitas hidup individu melalui perbaikan kesehatan mental dan gizi.


 

 

Referensi:

Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI. (2018, Juni 8). Pengertian Kesehatan Mental. Tersedia dalam <https://promkes.kemkes.go.id/pengertian-kesehatan-mental> [Diakses pada 9 Maret 2023]

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2022, Desember 6). 20% Penduduk Indonesia Berpotensi Alami Gangguan Jiwa, Apakah Anda Salah Satunya? Kenali Gangguan Mental Sejak Dini. Tersedia dalam <https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1893/20-penduduk-indonesia-berpotensi-alami-gangguan-jiwa-apakah-anda-salah-satunya-kenali-gangguan-mental-sejak-dini> [Diakses pada 9 Maret 2023]

Grajek, M., Krupa-Kotara, K., Bia?ek-Dratwa, A., Sobczyk, K., Grot, M., Kowalski, O., & Sta?kiewicz, W. (2022). Nutrition and mental health: A review of current knowledge about the impact of diet on mental health. Frontiers in Nutrition, 1805.

Mental Health Foundation. (2017). How are diet and mental health linked?. Tersedia dalam <https://www.mentalhealth.org.uk/explore-mental-health/a-z-topics/diet-and-mental-health> [Diakses pada 13 Maret 2023] ‌

Nahdiyah. (2021, Oktober 8). Pengaruh 7 Zat Gizi Penting untuk Menjaga Kesehatan Mental, Bunda Perlu Tahu. HaiBunda.com. Tersedia dalam <https://www.haibunda.com/moms-life/20211008121610-76-244865/pengaruh-7-zat-gizi-penting-untuk-menjaga-kesehatan-mental-bunda-perlu-tahu> [Diakses pada 9 Maret 2023]

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009.

 

Penulis: Muhammad Ilham Gibran
Mahasiswa Magang Dinas Kesehatan DIY dari FKKMK UGM

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 5.758
  • Bulan Ini

  • 1.728.429
  • Total Kunjungan

  • 18.745.512