Detail Artikel


  • 22 Maret 2019
  • 31.234
  • Artikel

Kesehatan Dalam Era Revolusi Industri 4.0

Istilah Revolusi Industri 4.0  semakin banyak dibicarakan masyarakat akhir-akhir ini. Bagi yang masih awam tentu akan bertanya, Apa sih arti Revolusi Industri 4.0? Apa dampaknya terhadap sosial ekonomi dan budaya di masyarakat kita. Dan yang terpenting bagi kita terutama di bidang kesehatan adalah bagaimana bidang kesehatan dapat menciptakan peluang dalam era Industri 4.0 ini.  Hal itu menjadi perhatian kita semua karena mau tidak mau, siap tidak siap kita akan menghadapi hal tesebut. Tugas bagi kita semua untuk membuat tantangan menjadi peluang, sehingga kita  bisa menjadi pelaku dari Revolusi Industri 4.0, bukan hanya penonton atau penikmat saja. 

Dalam perkembangannya, dunia industri telah mengalami 4  tahap besar yaitu :

1)      Era Industri  generasi pertama sekitar abad 18 dengan ditandai munculnya mesin uap,

2)      Era Industri generasi kedua ditandai dengan kemunculan pembangkit tenaga listrik dan motor pembakaran dalam (combustionchamber). Penemuan ini memicu kemunculan pesawat telepon, mobil, pesawat terbang, dll yang mengubah wajah dunia secara signifikan.

3)      Era  industri generasi ketiga ditandai dengan kemunculan teknologi digital dan internet dan  

4)      Era industri generasi ke empat  sekarang ini  sering disebut sebagai Revolusi Industri 4.0. Perkembangan tehnologi dan informasi selama beberapa dekade terakhir membawa dampak besar terhadap dunia industri di seluruh dunia.

 

Berdasarkan dari situs Wikipedia disebutkan bahwa Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencakup sistem siber-fisikinternet untuk segala (IoT), komputasi awan, dan komputasi kognitif. Industri 4.0 menghasilkan "pabrik cerdas".  Berdasarkan hal tersebut komponen-komponen penting untuk menuju Industri 4.0 perlu dipersiapkan oleh pemerintah sebagai pemegang kebijakan Komponen-komponen penting tersebut mencakup : Internet of Things, Artificial Intelligence, Human–Machine Interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi 3D Printing. Seperti disampaikan oleh Menteri Airlangga "Jadi, kita perlu menginformasikan kepada para pemangku kepentingan bahwa industri 4.0 ini bukan hanya di depan mata, tetapi sudah berjalan. Ke depan, kebijakan industri harus selaras disesuaikan dengan perkembangan teknologi,".

Bidang kesehatan sebagai salah satu institusi yang memberikan  pelayanan langsung kepada masyarakat juga harus mengikuti perkembangan tehnologi dan informasi. Hal tersebut untuk menjawab tuntutan pelayanan yang cepat, efektif dan efisien.  Berbagai inovasi-inovasi dibidang kesehatan berbasis tehnologi terus dikembangan. Pelayanan di fasilitas-fasilitas kesehatan membutuhkan kecepatan, ketepatan dan ketelitian. Pelayanan kesehatan berbasis online/internet dari tingkat Puskemas, Rumah Sakit dan Fasilitas-Fasilitas Pelayanan Kesehatan lainnya.   Melalui Permenkes Nomor 46 Tahun 2017 tentang Strategi E-Kesehatan pada Pasal 2 disebutkan bahwa Pengaturan strategi e-kesehatan nasional untuk menyediakan acuan bagi pemerintah, organisasi profesi/masyarakat, akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi e-kesehatan.  Permenkes tersebut sebagai acuan pengembangan sistem kesehatan untuk menjadi bagian dari pelaku Revolusi  Industri 4.0.  

Perkembangan dan inovasi tehnologi dalam bidang kesehatan tentunya akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.  Misal kemudahan masyarakat dalam memperoleh pelayanan di fasilitas kesehatan, sistem rujukan pasien yang cepat, bagaimana masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang ketersediaan kamar perawatan di rumah sakit dan lain-lain tentunya hal tersebut menjadi keinginan semua masyarakat. BPJS Kesehatan melalui aplikasi online berbasis android semakin memudahkan masyarakat mengakses pelayananan jaminan kesehatan. Kementerian kesehatan juga sudah meluncurkan Sisrute (Sistem Rujukan Terintergrasi) yang merupakan sistem informasi penyelenggaraan pelayanan kesehatan terpadu berbasis IT untuk meningkatkan kinerja fasilitas pelayanan kesehatan serta untuk mempercepat proses rujukan sesuai kebutuhan medis pasien dan kompetensi fasyankes. Dengan Sisrute memungkinkan  terintergrasinya sistem informasi rujukan pasien pada seluruh Rumah Sakit Regional, RS Kelas B, RS Kelas Khusus. Melalui Artificial Intellegence  (kecerdasan buatan) memungkinkan pekerjaan yang dilakukan manusia dalam bidang kesehatan akan tergantikan oleh tehnologi digital dan lainnya.

Selain untuk pelayanan medis, pelayanan-pelayanan lain misal bidang kesehatan-masyarakat, informasi kesehatan juga  sudah berbasis internet. Pengelolaan data-data kesehatan yang sudah berbasis internet misalnya: Aplikasi Komdat, Data Akses Sanitasi melalui Aplikasi Smart  STBM, Data Imunisasi terpadu melalui Aplikasi Simundu dan lain-lain. Pola penyebarluasan informasi kesehatan juga sudah melalui website kesehatan, media televisi dan lain-lain.  Sistem Penyuluhan secara konvensional juga sudah mulai berkurang.

Internet Of Thing (IoT) atau internet untuk segala  menjadi basis dari perkembangan Revolusi Industri 4.0. Tidak hanya sarana dan prasana yang dibutuhkan tapi juga SDM yang mampu untuk menjalankan itu semua. Menjadi tantangan bagi kita semua, khusus di Dinas Kesehatan DIY, mau dan mampukah kita menjawab tantangan kemajuan tehnologi informasi untuk lebih berdaya guna dan bermanfaat luas bagi masyarakat.  Memanfaatkan dan mengoptimalkan kemanfaatan dari sistem Tehnologi Informasi dan Komunikasi yang sudah ada dan yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menciptakan tehnologi informasi dalam bidang kesehatan yang selaras dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0. Perlu dipahami tehnologi dibuat untuk memanusiakan manusia bukan untuk mengesampingkan manusia dari kemajuan sebuah peradaban

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 9.129
  • Bulan Ini

  • 1.728.429
  • Total Kunjungan

  • 22.033.137