Detail Artikel


  • 09 Juli 2019
  • 6.619
  • Artikel

Waspada Hepatitis A, Yuk Kenali Dari Sekarang

Kejadian Luar Biasa( KLB) yang terjadi di Pacitan saat ini mengingatkan kita untuk selalu waspada terhadap penyakit hepatitis , salah satu diantaranya adalah Hepatitis A.KLB Hepatitis A juga  pernah terjadi di DIY, tepatnya di Sleman pada tahun 2008. Pada saat itu penderitanya hampir setengahnya  adalah mahasiswa yang memiliki kebiasaan makan di luar rumah. Sebelumnya KLB Hepatitis A juga pernah  dinyatakan terjadi pada Tahun 2002 di Kulon Progo. Di luar KLB, kasus Hepatitis A di DIY tidak banyak, rata rata 15 kasus per tahun.

 

Penyebab dan Perjalanan Penyakit

Hepatitis A disebabkan oleh Virus Hepatitis A , termasuk jenis virus RNA. Penyakit ini menyerang hepar dan menyebabkan peradangan yang bersifat akut, tidak berpotensi menjadi kronik seperti hepatitis virus yang lain, namun bisa berakibat fatal karena berkembang menjadi kasus fulminan (hanya terjadi pada 0,35% kasus). Masa inkubasi ( periode antara masuknya virus dan munculnya gejala) penyakit ini antara 15 sampai dengan 50 hari.

Diagnosis dan Gejala

Penderita hepatitis A menunjukkan gejala           demam 1-4 hari, lemah, mual muntah, nyeri ulu hati , diare,warna urin gelap, warna tinka pucat, dan muncul warna kekuningan pada kulit dan bola mata. Diagnosis pasti dari penyakit hepatitis A melalui pemeriksaan tes cepat yang mendeteksi adanya IgM anti HAV dalam darah. Pemeriksaan fungsi hepar lain menunjukkan peningkatan kadar enzim SGOT, SGPT,dan  bilirubin. Peningkatan bilirubin inilah yang menyebabkan warna kuning pada kulit dan bola mata.

Sebelum muncul gejala  warna kuning, gejalanya mirip dengan DBD maupun infeksi virus yang lain. Apalagi pada saat pemeriksaan darah kadang dijumpai penurunan trombosit yang  biasa terjadi pada infeksi virus lain seperti DBD. Oleh ka

 

 

Penularan                 

Penularan hepatitis A pada umumnya melalui jalur fecal oral. Virus terdapat pada tinja penderita Hepatitis A. Tinja dapat mengkontaminasi makanan atau air.  Seseorang dapat tertular jika mengkonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi virus ini.  Selain fecal oral, dapat juga melalui melalui tranfusi darah atau pemakaian jarum suntik bersama ( jarang terjadi).

 

Pengobatan

Penderita hepatitis A tidak memerlukan pengobatan khusus, namun wajib istirahat tirah baring. Dapat diberikan bbat simptomatis bila perlu untuk mengurangi keluhan. Selain itu asupan makanan dan hidrasi harus dipastikan tercukupi.

Pengobatan bisa dilakukan rawat jalan ( harus dijamin penderita mau istirahat. Rawat inap diperlukan jika kondisi penderita  berat misal demam tinggi, mual muntah hebat, serta lemah. Biasanya setelah gejala  membaik dalam 1 minggu, boleh mulai aktivitas tapi tidak  disarankan aktivitas berat.

 

Kekebalan

Individu yang pernah sakit akan memiliki kekebalan alamiah terhadap hepatitis A, ditandai dengan munculnya IgG anti HAV . Kekebalan dapat juga diperoleh melalui vaksinasi hepatitis A. Vaksinasi ini boleh diberikan pada anak usia 1 tahun ke atas dan orang dewasa. Penyuntikandilakukan  2x dengan jarak 6 atau 12 bulan. Vaksinasi dapat memberikan kekebalan selama 20 tahun.

 

Pencegahan

Pada prinsipnya, pencegahan penyakit hepatitis A dapat dilakukan melalui pola hidup bersih dan sehat .

Berikut ini penerapan pola hidup bersih dan sehat yang sangat bermanfaat untuk pencegahan hepatitis A maupun penyakit lain  yang ditularkan melalui jalur fecal oral :

·         Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan atau mengolah makanan, sesudah BAB atau membersihkan kotoran bayi, sesudah kontak dengan penderita ,sesudah membuang sampah, dan jika tangan tampak kotor.

·         Memasak makanan sampai matang, air minum dimasak sampai mendidih

·         Hindari makan atau membeli makan di tempat yang tidak bersih

·         Jaga kebersihan alat makan

·         Stop Buang Air Besar Sembarangan

Selain itu masyarakat dapat memperoleh  vaksinasi  hepatitis A secara mandiri untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit ini

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 571
  • Bulan Ini

  • 1.728.429
  • Total Kunjungan

  • 21.965.436