Detail Info Kegiatan


  • 23 Maret 2022
  • 191
  • Info Kegiatan

Sharing Praktik Baik Psikolog di Puskesmas se-Kabupaten Sleman dalam Program MATAHATI-UNALA

Ketidaksetaraan gender memiliki andil dalam relasi personal remaja, termasuk isu terkait kesehatan reproduksi remaja. Sejak bulan November 2016, United Nation Population Fund (UNFPA) yang didukung oleh Pemerintah Kanada, berkolaborasi dengan Siklus Indonesia untuk menjalankan program UNALA dalam naungan BERANI (Better Reproductive Health dan Rights for All in Indonesia) Project. UNALA mengembangan layanan dan kegiatan promosi bersama remaja di 4 kabupaten dan kota di DIY. Kegiatan promosi edukasi kesehatan remaja ini menjangkau kelompok usia 15-24 tahun di sekolah, kampus, komunitas, dan tempat nongkrong remaja maupun secara virtual. Melalui layanan edukasi tersebut, UNALA bermaksud untuk mendorong remaja untuk mengakses layanan kesehatan di sektor swasta.

UNALA berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menggandeng 33 psikolog dari 25 Puskesmas untuk memberikan layanan telekonsultasi psikososial kepada remaja baik secara virtual maupun tatap muka melalui program MATAHATI-UNALA. Program ini diluncurkan secara resmi oleh Bupati Sleman pada tanggal 30 November 2021 dan telah menjangkau total 1.105 konsultasi selama bulan Desember 2021 hingga Januari 2022. Sebagian besar (97.7%) klien yang mengakses layanan konsultasi psikososial ini adalah perempuan. Topik konsultasi meliputi hubungan personal, suspek depresi, manajemen emosi, kecemasan, toxic relationship hingga kekerasan terhadap perempuan.

Pada hari Selasa, 15 Maret 2022, Dinas Kesehatan DIY memenuhi undangan dari Siklus Indonesia untuk mengikuti kegiatan Sharing Praktik Baik Psikolog setelah mengikuti Training dan Program MATAHATI-UNALA. Di balik terobosan Layanan Matahati,  Direktur Yayasan Siklus Sehat Indonesia, Ciptasari Prabawanti memaparkan bahwa Program Matahati ini muncul seiring dengan naiknya angka konsultasi di layanan  UNALA khususnya terkait kesehatan mental. “Layanan psikolog yang awalnya terkesan eksklusif kini dapat diakses dengan terjangkau dan mudah berkat terobosan luar biasa dari Kabupaten Sleman,” kata beliau.     

Sebagai penutup, dr. Inti Mudjiati selaku perwakilan dari Kemenkes RI  juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dalam mengemas layanan kesehatan jiwa yang komprehensif dalam mencapai tujuan pembangungan yang berkelanjutan, khusunya pada Tujuan Nomor 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. “Selamat dan kami akan membawa kabar baik ini ke tingkat nasional,” tutup beliau.

Layanan MATAHATI – UNALA menjadi contoh kolaborasi program antara pemerintah dengan sektor swasta yang diharapkan dapat berkelanjutan dan berkesinambungan. Untuk sahabat muda SDGs Youth Hub, jika tertarik atau membutuhkan layanan kesehatan mental, bisa menghubungi layanan telekonsultasi MATAHATI – UNALA di nomor 0811-2555-390.

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 18.215
  • Bulan Ini

  • 617.886
  • Total Kunjungan

  • 6.737.222