Detail Info Kegiatan


  • 29 Maret 2022
  • 184
  • Info Kegiatan

Pengukuran Kebugaran Jasmani Asn Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Daerah DIY

Kegiatan pengukuran kebugaran jasmani bagi ASN organisasi perangkat daerah Pemda DIY telah dilaksanakan pada tanggal 15, 16 dan 17 November 2021  dengan peserta yang diundang sejumlah 300 ASN dari Perangkat Daerah di lingkungan Pemda DIY. Dari hasil tersebut pengukuran kesehatan dasar ASN menunjukkan bahwa hampir separuh (49%) dari pegawai yang akan melakukan tes kebugaran termasuk kategori Hipertensi, atau mempunyai tekanan darah yang tinggi diatas 140 mmHg. Hanya 23% saja pegawai yang mempunyai tekanan darah normal. Sisanya 29% termasuk kategori Pra Hipertensi dimana tekanan darah berada pada kisaran 120-139 mmHg. Berdasarkan hasil pemeriksaan pegawai dapat dilihat bahwa tidak ada ASN Pemda DIY dalam pemeriksaan ini yang masuk dalam kategori kurus. Sebagian pegawai sebanyak 56,5% berada pada status gizi gemuk dan 43,5% berada pada katergori status gizi normal. Dari 56,5% pegawai yang gemuk, sebagian besar (59%) berada pada level kelebihan berat badan tingkat berat dimana indeks massa tubuhnya melebihi 27 kg/m2

Hasil pemeriksaan lingkar perut pada pegawai menunjukkan bahwa dari 274 pegawai yang dilakukan pemeriksaan lingkar perut, hanya sebanyak 109 pegawai (39,8%) yang mempunyai status lingkar perut normal. Sisanya sebanyak 60,2% pegawai eselon III & IV di DIY yang mengikuti tes kebugaran masuk dalam kategori Obesitas sentral.

Obesitas sentral disebabkan oleh penimbunan lemak akibat pola konsumsi tinggi karbohidrat, kolesterol dan lemak serta tidak diimbnagi dengan aktivitas fisik yang cukup. Obesitas sentral merupakan salah satu faktor resiko penyakit tidak menular. ASN merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki rata-rata aktivitas fisik dalam bekerja rendah, sehingga berisiko tinggi untuk memiliki status gizi lebih. Untuk itu sebagai upaya untuk meningkatkan status kesehatan dan mencegah berbagai penyakit tidak menular, pegawai disarankan untuk rutin melakukan aktivitas fisik dan olahraga minimal 150 menit dalam satu minggu. Selain itu ASN juga disarankan untuk lebih memperhatikan asupan gizi dan menyesuaikannya dengan anjuran gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan.

Jumlah yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dasar sebanyak 274 ASN sedangkan yang dijinkan lanjut oleh tim medis mengikuti test kebugaran sebanyak 257 peserta  terdiri dari Pejabat struktural eselon III dan IV pada Perangkat Daerah Pemerintah Daerah DIY. jumlah peserta laki laki sebesar 134 orang, perempuan 123 orang. Peserta yang mampu mengoperasikan aplikasi SIPGAR sebanyak 105 orang dan 152 orang diukur secara manual. Hasil pengukuran tes kebugaran menunjukkan hasil 71,9% kategori cukup, 17,8 % kategori kurang, 8 % kategori baik, 1,5% kategori gagal menyelesaikan pengukuran, dan hanya 0,38% kategori baik sekali.

Demikian laporan yang dapat kami sampaikan, terimakasih atas dukungan khususnya pengelola stadion Mandala Krida yang telah mengijinkan terselenggaranya kegiatan ini dan  seluruh tim yang terlibat bak secara langsung maupun tidak langsung. Ada kekurangan dan kesalahan kami mohon maaf yang sebesar besarnya.

Rekomendasi:

  • Perlu dilakukan pemeriksaan Kesehatan secara periodic mengingat ada kecenderungan resiko ASN pada penyakit Tidak menular (PTM)
  • Perlu didorong pelaksanaan aktifitas fisik secara rutin, dan digiatkan Kembali senam setiap hari jumat
  • Akan lebih baik diikuti dengan pemeriksaan hasil laboratorium dasar, untuk sekrining penyakit tidak menular yang beresiko menurunkan produktifitas pegawai

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 18.143
  • Bulan Ini

  • 617.886
  • Total Kunjungan

  • 6.737.150