Detail Artikel


  • 08 Agustus 2016
  • 1.882
  • Artikel

Stres Karena Pekerjaan? Pusing Kepala Barbie..

Bekerja, pada dasarnya merupakan keharusan bagi setiap manusia yang ditujukan untuk mencari rupiah, dollar, ringgit, dsb untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia itu sendiri. Tak jarang seseorang harus bekerja siang malam untuk mendapatkan uang, tak jarang pula yang melakukan sesuatu yang tak mereka sukai alias terpaksa demi mendapatkan sesuap nasi. Sepertinya, hal-hal semacam ini akan semakin banyak terjadi seiring dengan kondisi selalu naiknya harga-harga kebutuhan pokok dan semakin kompleksnya kebutuhan hidup manusia, ditambah dengan semakin ketatnya persaingan hidup.

Banyaknya tekanan-tekanan hidup seperti tersebut di atas, cepat atau lambat dapat mengakibatkan seseorang stress terhadap pekerjaan yang dilakoninya untuk hidup. Mungkin juga termasuk anda bisa terjangkit stress ini. Apa saja gejalanya dari stress terhadap pekerjaan ini? Berikut sedikit keterangannya.

1. Sering Sakit Kepala

Sering sakit kepala merupakan salah satu tanda stres, menurut The American Institute of Stress. Ini juga hal wajar, tapi ketika ini sering dialami maka Anda harus mengontrol stres Anda dengan beberapa teknik seperti konseling, pengobatan anti kegelisahan atau anti depresi.

 

2. Sering Sakit Pada Bagian Rahang

Jika Anda sedang stres, tanpa disadari Anda akan berpangku tangan pada rahang atau menggerakkan gigi pada malam hari. Nyeri rahang , sakit telinga , dan sakit kepala adalah tanda-tanda stres, yang mungkin disebabkan oleh kerjaan Anda sehari- hari.

 

3. Sakit Perut

Situasi stres bisa menjadi alasan dibalik masalah pencernaan Anda seperti sakit perut, sembelit, dsb.

“Ini disebabkan oleh otak dan bagian saluran pencernaan memiliki banyak koneksi saraf yang sama,” Ujar Douglas A. Drossman, M.D Ahli Pencernaan dan Psikiater dan CO - Direktur dari University of North Carolina Pusat GI Fungsional dan Gangguan Motilitas.

 

4. Berjerawat dan Beberapa Masalah Kulit Lainnya

Jerawat akan muncul ketika sedang stres, ini disebabkan karena tubuh menghasilkan kortisol lebih banyak yang mana akan membuat kulit Anda semakin berminyak sehingga memicu munculnya jerawat pada kulit.

Jika Anda terlalu fokus pada pekerjaan, Anda akan lupa mencuci muka dan tidak akan memiliki waktu tidur yang cukup serta makan sembarangan yang mana akan membuat kualitas kulit semakin buruk.

 

5. Rambut Mulai Rontok

Rambut mudah rontok atau kebotakan bagi pria dianggap wajar karena itu bisa saja berasal dari keturunan, penuaan atau berkurangnya hormon testosterone. Tapi, jika rambut Anda mulai rontok ketika di sisir atau di cuci mungkin Anda mengidap Telogen Effluvium atau sebuah kondisi yang terjadi akibat stres, sama seperti ketika Anda alergi terhadap beberapa obat atau infeksi kulit.

 

Stres yang jarang terjadi tidak akan tiba-tiba menimbulkan kebotakan. Kabar baiknya rambut rontok seperti ini biasanya hanya terjadi sementara dan akan berhenti ketika Anda bisa mengontrol stres tersebut.

 

Sumber :

http://bisnis.liputan6.com

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 767
  • Bulan Ini

  • 617.886
  • Total Kunjungan

  • 6.180.898