Detail Berita


  • 19 Agustus 2017
  • 3.816
  • Berita

MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS PK) DI PUSKESMAS SLEMAN

Sebagaimana kita ketahui bahwa Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga telah dilaksanakan mulai Tahun 2016 pada 9 Provinsi di 64 Kabupaten/Kota pada 470 Puskesmas prioritas yang jumlah kematian ibu dan bayi baru lahir yang masih tinggi. Kemudian pada tahun 2017 dilaksanakan pada 34 Propinsi di 514 Kabupaten/Kota pada 2926 Puskesmas dan sampai dengan tahun 2019 sudah dilaksanakan oleh seluruh Puskesmas. Dalam sistem manajemen yang baik, pelaksanaan program harus selalu diikuti dengan tahapan pemantauan dan evaluasi agar pelaksanaan maupun pencapaian target sesuai dengan track yang telah ditentukan/ditetapkan dan terciptanya peningkatan kualitas pelaksanaan program. Oleh karena itu, pada pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga diperlukan pemantauan dan evaluasi dalam rangka mendapatkan gambaran pelaksanaan dan pencapaian hasil.

Salah satu puskesmas di Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah melaksanakan PIS PK adalah Puskesmas Sleman Kabupaten Sleman. Pada hari Senin (07/08/2017), Tim PIS PK Dinas Kesehatan DIY melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PIS PK di Puskesmas Sleman bersama dengan Tim PIS PK Kabupaten Sleman dan Health Policy Unit Kementerian Kesehatan RI. Dari persiapan pelaksanaan pendataan, Puskesmas Sleman sudah  memilki sumber daya antara lain 4 orang petugas terlatih keluarga sehat, dokumen terkait pelaksanaan PIS PK yakni PROKESGA (Profil Kesehatan Keluarga) dan PINKESGA (Paket Informasi Keluarga Sehat), jadwal dan petugas pelaksana dan rencana alokasi pembiayaan.

Untuk pelaksanaan, Puskesmas Sleman telah melaksanakan beberapa kali sosialisasi internal puskesmas dan sosialisasi eksternal lintas sektor. Pendataan dan intervensi awal rencana akan dilakukan pada 1 dusun terlebih dahulu, yakni Dusun Benteng. Lokasi Dusun Benteng yang tidak terlalu jauh dari puskesmas memungkinkan untuk dilakukannya pendataan dan intervensi awal dengan efektif dan efisien. 

Pelaksanaan PIS PK di Kabupaten Sleman didukung pembiayaan dari dana Bantuan Operasional Kesehataan (BOK) baik yang ada di puskesmas maupun yang ada di Kabupaten Kota. Dana BOK diarahkan untuk meningkatkan kinerja puskesmas dalam upaya kesehatan promotif dan preventif dalam mendukung pelayanan kesehatan di luar gedung dengan didukung manajemen puskesmas yang baik untuk terwujudnya keluarga dan masyarakat yang sehat.

Monitoring dan evaluasi juga dihadiri oleh Dr. dr Trihono, MSc. Mantan Kepala Badan Litbangkes RI yang banyak memberikan masukan dan saran terkait pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga yang sedang berlangsung di wilayah D.I. Yogyakarta. Trihono menilai bahwa pelaksanaan program PIS PK ini membutuhkan sumber daya dan dukungan dari puskesmas sebagai pelaksana pendataan pada awal program. Oleh kaena daam pelaksanaan pendataan keluarga ini menggunakan aplikasi berbasis online, perlu dukungan yang besar juga dari Kemenkes untuk menyediakan server dan perangkat lainnya untuk menjalin kelancaran entri data secara nasional.

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 2.553
  • Bulan Ini

  • 114.766
  • Total Kunjungan

  • 821.500