Detail Berita


  • 25 Agustus 2021
  • 385
  • Berita

Pentingnya Vaksinasi COVID-19 pada Ibu Hamil

Salah satu permasalahan yang sedang dihadapi pada masa pandemi ini adalah terkait kasus COVID-19 pada ibu hamil. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) pada bulan Juli 2021 mencatat sebanyak 536 ibu hamil dinyatakan positif COVID-19 selama setahun terakhir. Dari jumlah tersebut, 3% diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Sebanyak 4,5% dari total ibu hamil yang terkonfirmasi positif COVID-19 membutuhkan perawatan di ruang ICU. Hal ini menunjukkan bahwa ibu hamil termasuk kategori rentan sehingga ibu hamil harus segera mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Merujuk data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus ibu hamil terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 35.099 orang sedangkan bayi baru lahir usia 0-12 bulan sebanyak 24.591 bayi. Perkembangan kasus COVID-19 menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan kasus ibu hamil terkonfirmasi Covid-19 di sejumlah kota besar di Indonesia termasuk wilayah DIY. Wanita hamil memiliki peningkatan risiko menjadi berat apabila terinfeksi COVID-19, khususnya pada ibu hamil dengan kondisi medis tertentu. Maka dari itu diperlukan upaya untuk memberikan vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil. Kementerian Kesehatan pada tanggal 2 Agustus 2021 telah mengeluarkan rekomendasi terbaru dari Kementerian Kesehatan berdasarkan Surat Edaran Nomor HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19. Sehubungan dengan hal tersebut Dinas Kesehatan DIY melaksanakan kegiatan webinar mengambil tema Pentingnya pemberian vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil pada 24 Agustus 2021. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari tenaga kesehatan dari puskesmas kabupaten/kota serta terbuka untuk masyarakat umum.

Pada kesempatan ini Dr.dr. Phyowai Ganap, SpOG (K) dari Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) DIY menyampaikan bahwa cara paling baik yang bisa dilakukan untuk menghindari infeksi virus corona adalah dengan stay at home dan menerapkan physical distancing. Tips agar tetap sehat di masa pandemi COVID-19 adalah dengan tetap dirumah saja, konsumsi makanan sehat untuk meningkatkan imunitas tubuh, kurangi konsumsi makanan bergula, aktivitas fisik cukup 30 menit/hari, jika bekerja dirumah setiap duduk 30 menit istirahat, stop merokok dan menghindari stress.

Dr. Phyo juga menyampaikan bahwa ibu hamil disarankan datang ke rumah sakit hanya saat kondisi gawat darurat/ emergency. Untuk itu ibu hamil perlu tahu apa tanda kegawatdaruratan terkait kehamilan. Kondisi kegawatdaruratan kebidanan adalah muntah hebat, perdarahan, kontraksi/nyeri perut hebat/ pecah ketuban, tekanan darah tinggi, nyeri kepala hebat, tidak merasakan gerakan janin, kejang.

Rekomendasi POGI terkait vaksin COVID-19 pada ibu hamil dan menyusui adalah vaksinasi dipercepat dan diperluas pada: ibu hamil risiko tinggi (usia>35 tahun, BB berlebih, memiliki penyakit diabetes, hipertensi); Ibu hamil risiko tinggi terpapar COVID-19 (tenaga kesehatan); Ibu hamil risiko rendah, setelah mendapat penjelasan lengkap mengenai manfaat dan risiko vaksin dan Ibu menyusui.

Ibu hamil yang terinfeksi COVID-19 memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gejala berat, kematian, perawatan intensif, penggunaan ventilator, persalinan prematur, komplikasi kehamilan lain. Pilihan vaksin COVID-19 untuk ibu hamil sangat bervariasi yaitu Sinovac, Vaksin mRNA (Pfizer, Moderna), Vaksin Adenovirus (Astra Zeneca, Johnson). Namun ibu hamil tidak perlu memilik-milih vaksin yang dinginkan, cukup disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang ada pada sentra vaksinasi dan fasilitas kesehatan.

Dr Phyo dalam kesempatan ini juga memaparkan informasi terbaru dari POGI terkait vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil sebagai berikut:

  1. Ibu hamil dapat melakukan vaksinasi mulai dari usia kehamilan 13 minggu hingga hampir aterm.
  2. Dalam melakukan vaksinasi tidak diperlukan rekomendasi SpOG
  3. Pasca penuntikan vaksinasi COVID-19, setiap ibu hamil dilakukan pemantauan dan pencatatan kehamilan sampai persalinan oleh kader, PLKB dan bidan dibawah koordinasi POGI cabang dan Pengurus Daerah IBI.
  4. Pemantauan pasca vaksinasi pada ibu hamil mengunakan formulir pemantauan khusus yang sudah disepakati bersama antara Kemenkes, BKKBN, Dinkes, POGI, dan IBI.
  5. Jenis vaksin yang bisa digunakan untuk ibu hamil mengacu pada surat edaran Kemenkes yaitu Pfizer, Moderna dan Sinovac. (NB)

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 5
  • Bulan Ini

  • 617.886
  • Total Kunjungan

  • 4.177.970