Detail Artikel


  • 29 Juni 2021
  • 311
  • Artikel

Pemenuhi Asupan Gizi Seimbang Pada Saat Isolasi Mandiri

Sepekan terakhir ini kasus baru konfirmasi COVID-19 di DIY beberapa kali memecahkan capaian angka harian tertinggi sejak masa pandemi. Jika pembaca yang budiman merupakan salah satu yang terkonfirmasi positif COVID-19 dengan tanpa gejala atau gejala ringan, Anda perlu melakukan isolasi mandiri. Isolasi mandiri sangat diperlukan untuk meminimalisir risiko penularan COVID-19 kepada anggota keluarga terdekat, tetangga serta orang-orang yang ditemui ketika beraktivitas diluar rumah. Disamping itu isolasi mandiri juga perlu dilakukan karena adanya keterbatasan kemampuan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh pasien COVID-19.

Saat ini kapasitas rumah sakit serta jumlah tenaga medis untuk penanganan pasien sangat terbatas karena jumlah pasien mengalami peningkatan disaat yang bersamaan. Selain itu shelter untuk karantina mandiri bagi pasien COVID-19 dengan tanpa gejala atau gejala ringan juga sudah banyak yang penuh. Anda bisa melakukan isolasi mandiri di rumah saja dengan tetap memenuhi protokol kesehatan yang ketat dan memastikan mampu menjaga jarak aman dengan anggota keluarga yang tinggal serumah yang kemungkinan memiliki komorbiditas atau risiko terinfeksi besar.

Sebagai upaya memperkuat kekebalan tubuh dalam rangka mempercepat kesembuhan serta menghindari gejala yang lebih berat, asupan gizi harus menjadi salah satu hal yang utama untuk diperhatikan. Zat gizi tidak dapat secara langsung mencegah atau mengnobati penyakit infeksi, tetapi asupan gizi yang baik dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan infeksi sehingga dapat mempercepat proses penyembuhannya.

 Pasien COVID-19 perlu memperbanyak bahan pangan sumber protein. Protein berfungsi untuk memelihara dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Protein juga berperan membentuk antibody dalam sel darah putih, sehingga dapat meningkatkan respon kekebalan tubuh. Berbagai sumber protein adalah ayam, daging sapi, telur, ikan, tempe, tahu, kacang-kcangan dan lain-lain. Selain protein, asupan zat gizi mikro yang terdiri dari sayuran dan buah-buahan juga harus diperbanyak. Vitamin dan mineral mampu meningkatkan imunitas serta berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah inflamasi. Penuhi kebutuhan vitamin dan mineral Anda dari sumber pangan alami yang terdapat pada buah-buahan dan sayuran.

Untuk memudahkan menyesuaikan dengan pedoman gizi seimbang, Kementerian Kesehatan mengeluarkan panduan ‘Isi Piringku’. Dalam setiap makan, komposisi dan proporsi makanan disesuaikan dengan kaidah ‘Isi Piringku’, dimana sepertiga bagian dari piring merupakan sumber karbohidrat, setengah bagian dari piring berisi sayuran dan buah, dan sisanya adalah lauk sumber protein hewani dan nabati. Serta dilengkapi dengan minum air putih 8 gelas sehari dan aktivitas fisik. Mencuci tangan dengan sabun dan air juga wajib dilakukan sebelum mengkonsumsi makanan. Diantara dua waktu makan, selingan sehat seperti buah-buahan atau jajanan sehat lainnya bisa dikonsumsi.

Minuman yang berbahan dasar rempah-rempah seperti jahe, kunyit, kunir, lengkuas, kencur dan lain-lain juga bagus untuk menghangatkan badan serta memelihara kesehatan dan mencegah penyakit. Perlu diingat juga untuk membatasi konsumsi gula, garam dan lemak. Asupan lemak atau minyak maksimal adalah 67 gram atau 5 sendok makan per hari, asupan gula maksimal 50 gram atau 4 sendok makan per hari dan asupan daram maskimal 5 gram atau 1 sendok teh per hari. Teknik memasak juga perlu diperhatikan, yang direkomendasikan adalah dengan merebus, menguku, memanggang dan seminimal mungkin menggoreng.

Disamping pemenuhan asupan gizi, aktivitas fisik rutin harus dilakukan selama masa isolasi mandiri. Aktivitas fisik rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga berpotensi mencegah keparahan COVID-19. Olahraga dapat mencegah dan mengatasi kecemasan dan depresi serta mengurangi kejenuhan selama isolasi mandiri. Aktivitas fisik yang bisa dilakukan selama isolasi mandiri antara lain dengan mengurangi duduk yang terlalu lama saat tinggal di rumah, melakukan olahraga aerobik yang cukup seperti jalan ditempat, senam bisa dengan panduan video, sepeda statis dll serta melakukan olahraga penguatan otot dan senam peregangan minimal 2 kali seminggu seperti push up, sit up, yoga, taichi dan lain lain.

Asupan gizi yang seimbang didampingi dengan aktivitas fisik yang cukup merupakan kombinasi yang sehat untuk membuat masa isolasi mandiri Anda menjadi lebih menyehatkan dan menyenangkan. Berikut contoh menu harian berdasarkan kebutuhan rata-rata 2700 Kkal/hari untuk Diet Tinggi Energi Tinggi Protein yang bisa dicoba untuk memenuhi pedoman gizi seimbang selama masa isolasi mandiri. Diet ini untuk memenuhi kebutuhan energi dan protein yang meningkat untuk mencegah dan mengurangi kerusakan jaringan tubuh akibat infeksi.

Makan Pagi:

Roti bakar (2 lembar/100 gram)

Telur orak-arik (1 butir)+tumis daging giling (1 porsi/50 gram)

Kacang kedelai/edamame rebus (1 porsi/50 gram)

 

Selingan : Bubur kacang hijau/Buah/Jajan Pasar/Wedang Rempah

 

Makan Siang:

Nasi (1 porsi/200 gram)

Sup ikan patin (1 potong/100 gram) + sate lilit ikan (1 porsi)

Tahu bacem (1 buah/50 gram)

Tumis bayam jagung (1 mangkok/100 gram)

 

Selingan : Bubur kacang hijau/Buah/Jajan Pasar/Wedang Rempah

 

Makan Malam:

Nasi (1 porsi/200 gram)

Ayam bakar (1 potong/80 gram)+telur bakar (1 butir/60 gram)

Tempe bakar (1 buah/50 gram)

Cah Kangkung

Buah Pepaya 100 gram.

 

Berikut salah satu resep ramuan rempah untuk meningkatkan daya tahan tubuh (sumber: SE Kementerian Kesehatan No.HK.02.02/IV.2243/2020 Tentang Pemanfaatan Obat Tradisional untuk Pemeliharaan Kesehatan, Pencegahan Penyakit dan Perawatan Kesehatan).

 

Bahan:

Jahe merah     2 ruas ibu jari

Jeruk nipis       1 buah

Kayu manis      3 jari

Gula merah     secukupnya

Air                   3 cangkir

 

Cara Pembuatan:

  1. Cuci bersih semua bahan
  2. Geprek jahe merah
  3. Rebus air hingga mengeluarkan uap, kemudian kecilkan api dan rebus semua bahan bersama dengan gula merah selama 15 menit.
  4. Saring dalam keadaan dingin.

 

Cara konsumsi:

Minum ramuan 1 kali sehari sebanyak 1,5 cangkir.

 

Oleh : Noorma Bunga Aniri

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 6.597
  • Bulan Ini

  • 617.886
  • Total Kunjungan

  • 4.113.948