Detail Artikel


  • 30 November 2020
  • 888
  • Artikel

Mencegah Luka Dekubitus dengan VCO

Dekubitus  atau luka tekan (pressure ulcers) adalah luka yang terjadi akibat tekanan berlebihan, pergesekan dan pergeseran dampak dari kondisi lama berbaring atau pasien terus menerus bertahan pada suatu posisi tertentu. Semua bagian tubuh berisiko mengalami luka dekubitus Tempat terjadinya luka dekubitus pada umumnya terjadi pada kulit/jaringan di sekitar area yang terdapat tulang yang menonjol, seperti; siku, sakrum, bokong, tumit, dan pergelangan kaki.

Pasien yang beresiko tinggi mendapatkan luka dekubitus adalah pasien dengan kondisi medis umum: diabetes, stroke, keganasan/kanker, pasca operasi/pembedahan dengan prosedur perawatan yang lama, sakit kritis yang mendapatkan perawatan di ICU, lansia, atau kondisi sejenis lainya.

Pencegahan terjadinya luka dikubitus merupakan hal terbaik, dibandingkan mengobatinya. Untuk itu yang perlukan diperhatikan beberapa tindakan pencegahan, diantaranya mengurangi risiko, penanganan inkontinensia, suplai nutrisi yang adekuat dan memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga.

Pengurangan risiko yang dapat dilakukan diantaranya; Pertama dengan meminimalkan tekanan dari alat-alat medis seperti selangtube, masker oksigen, kateter, servical collar, bidai dan restrain. Kedua, mengatur posisi pasien sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan gesekan, pergeseran, atau melorot dari posisinya dengan mempertahankan bagian kepala dibawah 30° atau pada tingak elevasi paling rendah. Ketiga, mengatur jadwal pengubahan posisi pasien dan memiringkan badan pasien kira-kira 30° ke kiri-kanan secara bergantian setiap 1-2 jam kemudian terlentang. Keempat, membersihkan dan mengeringkan kulit sesegera mungkin setelah inkontinensia (BAK/BAB). Kelima, mempertahankan keutuhan kulit dengan skin barrier seperti cream, salep, pelindung kulit berbahan film atau bisa juga menggunakan VCO yang merupakan bahan alami  dan mudah didapatkan.

Virginia Coconut Oil (VCO) adalah minyak kelapa murni yang dibuat tanpa proses pemanasan, mengandung zat aktif medium chain fatty acid (MCFA) yang terdiri dari caprilic acid, capric acid, oleic acid, serta linoleic acid. Produk ini sangat mudah didapatkan di apotek maupun toko obat dan harganya relatif terjangkau.

VCO mengandung pelembab alamiah dan membatu menjaga kelembaban kulit sehingga baik digunakan untuk kulit yang kering, kasar dan bersisik. Kandungan asam lemak jenuh rantai sedang yang terdapat pada VCO menjadikannya mudah masuk ke lapisan kulit dalam sehingga dapat mempertahankan kelenturan dan kekenyalan kulit. Cara penggunaan VCO seperti halnya penggunaan pelembab dengan meratakannya pada area yang berisiko terjadinya luka yakni punggung, kaki dan tangan pasien dan semua area yang bersentuhan langsung dengan matras.

Penggunaan bahan-bahan alami dalam perawatan luka sebagai wujud dari implementasi Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 pasal 101 yang menyatakan “sumber obat tradisional yang sudah terbukti berkhasiat dan aman digunakan dalam pencegahan, pengobatan, perawatan dan atau pemeliharaan kesehatan tetap dijaga kelestariannya”.

*) Certified Wound Care Clinician

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 7.278
  • Bulan Ini

  • 617.886
  • Total Kunjungan

  • 4.114.629