Detail Berita


  • 08 April 2021
  • 546
  • Berita

Akselerasi Vaksinasi Covid-19 ditinjau Menteri Teten Masduki

Sebagai upaya akselerasi program vaksinasi COVID-19 pemerintah pusat, Pemda DIY kembali menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 massal. Agenda tersebut digelar di Grha Pradipta (Jogja Expo Center), Bantul, Yogyakarta, Senin (05/04) hingga Jumat (09/04).

Pada kesempatan ini, selain pelaku UKM DIY, terdapat pula pelaku wisata, guru, dan lansia yang divaksin dengan total target sasaran sekitar 10.800 orang. Adapun lansia merupakan kelompok yang harus selalu mendapat prioritas dalam setiap kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar di DIY.

Pada Kamis (08/04), agenda tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Koperasi dan UMKM RI, Teten Masduki. Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan DIY, drg. Pembajun Setyaningastutie, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi, dan Penghageng KHP Nitya Budaya Keraton Yogyakarta, GKR Bendara. 

"Hari ini kami di DIY dengan Dinkes (DIY) kami melakukan kunjungan untuk melihat pelaksanaan vaksinasi untuk UMKM terkait ada 523 (orang) pelaku UMKM. Alhamdulillah hari ini giliran UMKM di DIY, hari ini bukan saja UMKM, tapi ada Abdi Dalem dan pariwisata," ujar Menteri Teten.

Menurut Menteri Teten, vaksinasi bagi kelompok UMKM ini sangat penting sebagai sebuah ikhtiar percepatan pemulihan ekonomi. Pelaku usaha dinilai banyak berinteraksi dengan orang lain, sehingga cukup rentan terpapar Covid-19. “Target kita pelaku usaha di sektor kuliner dan ini di sektor pariwisata juga bagus karena berhubungan dengan banyak orang dan juga sektor-sektor ini dibutuhkan untuk menggeliatkan ekonomi," ujarnya.

Menteri Teten menyebutkan bahwa secara teknis, agenda pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal bagi pelaku UMKM di DIY berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang baik. “Walaupun memang kendala suplai vaksin yang ada, kami mengikuti strategi vaksinasi yang ada di Kementerian Kesehatan," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan DIY, drg. Pembajun Setyaningastutie menuturkan pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kali ini, Dinas Kesehatan DIY membantu kabupaten dan kota. Sebab, pelaku UMKM sejatinya telah mendapatkan vaksin dari kabupaten/kota. "Jadi ini sifatnya membantu, sesungguhnya seperti yang saya selalu sampaikan bahwa vaksinasi sudah ada di Kabupaten dan Kota. Tetapi karena kita sudah berkomiten antara provinsi dan kabupaten/kota, maka kami mendukung untuk mempercepat vaksinasi," kata Pembajun.

Di sisi lain, lanjut Pembajun, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan tetap digelar meski saat bulan Ramadhan. "(Vaksinasi) tetap jalan pagi hari ini, jatuhnya ramadhan 28 harinya tetap kita laksanakan, kita tambah tenaganya. Kita targetkan sebelum sholat dzuhur selesai," ujar Pembajun.

Sejauh ini, dari total 590.892 sasaran lansia di DIY teregistrasi, 37.864 di antaranya telah menerima vaksinasi dosis pertama. Sementara yang sudah sampai dosis kedua ada 3.956 orang. "Lansia kita naik dosis pertama 12,8 persen, dosis keduanya (meningkat) 1,34 persen," tutupnya.

Adapun terkait dengan vaksinasi yang diberikan kepada Abdi Dalem Keraton Yogyakarta, Penghageng KHP Nitya Budaya Keraton Yogyakarta, GKR Bendara mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 diprioritaskan bagi abdi dalem yang bertugas di bidang pariwisata dan kategori lanjut usia (lansia). Namun ada sebagian abdi dalem kesenian yang diikutsertakan. 

"Hari ini ada sekitar 500 Abdi Dalem dan memang diprioritaskan di bagian depan pelayanan. Jadi, seperti edukator pariwisata lalu penari dan pelaku seni dan lain sebagainya," kata GKR Bendara. KHP Nitya Budaya sendiri merupakan sebuah divisi yang bertanggungjawab pada pengelolaan arsip, naskah, dan museum di Keraton Yogyakarta.

GKR Bendara juga menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi Abdi Dalem akan dilakukan secara bertahap. “Ada sekitar 2.800 Abdi Dalem di Keraton Yogyakarta. Nah, nanti tinggal kita berkala. Tapi prioritas untuk yang lansia duluan," ujarnya.

Beliau berharap, vaksinasi ini dapat mengurangi risiko paparan Covid-19. "Di keraton itu, mayoritas di atas 50 tahun, malah lebih banyak umur pensiun sudah lansia. Maka dengan begitu (vaksinasi) diharapkan semua mulai beraktivitas kembali dengan normal. Paling tidak, acara di keraton bisa diayahi (dilakukan) dengan tenang," tutupnya.

Kontak Kami

JL. Gondosuli No.6 Yogyakarta Kota Yogyakarta DIY 55231 Indonesia
dinkes@jogjaprov.go.id
+62274563153
(0274)512368

Kunjungan

  • Hari Ini

  • 7.547
  • Bulan Ini

  • 617.886
  • Total Kunjungan

  • 4.233.216